Saya seorang ibu dengan 2 orang anak ,
mantan direktur sebuah Perusahaan multinasional. Mungkin anda termasuk orang
yang menganggap saya orang yang berhasil dalam karir namun sungguh jika
seandainya saya boleh memilih maka saya akan berkata kalau lebih baik saya
tidak seperti sekarang dan menganggap apa yang saya raih sungguh sia-sia.
Semuanya berawal ketika putri saya
satu-satunya yang berusia 19 tahun baru saja meninggal karena overdosis
narkotika. Sungguh hidup saya hancur berantakan karenanya, suami saya saat ini
masih terbaring di rumah sakit karena terkena stroke dan mengalami kelumpuhan
karena memikirkan musibah ini.



















