Ketika berbuka puasa Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam menuntunkan kita untuk berdoa dengan lafadz:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
“Semoga hilang rasa dahaga, dan basah kembali urat-urat dan Insya Allah
mendapat pahala (disisi-Nya).” (HR Abu Daud No 2357 dengan sanad hasan)
Inilah lafadz yang shahih dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasalam
tentang doa ketika berbuka puasa. Adapun lafadz doa buka puasa yang
bunyinya:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka. “
Lafadz doa ini terdapat dalam sunan Abu Daud No 2358. Namun sanadnya
lemah, karena disamping hadits ini mursal juga didalamnya terdapat
perawi yang majhul (tidak dikenal) yaitu perawi yang bernama Muadz bin
Zahrah. (Lihat Irwa’ul Ghalil, Syeikh Albani, 4/38 dan Dhaif Sunan Abi
Daud No 510)