“ Diantara tanda matinya qalbu adalah
tidak bersedih atas ketaatan yang terlewat dan tidak menyesal atas dosa yang
diperbuat “ (48)
ENGKAU HARUS
mulai cemaskan dirimu bila ibadah ( shalat , puasa , zakat , zikir , dll ) yang
engkau tinggalkan tidak membuatmu bersedih . Engkau juga harus mulai pertanyakan
dirimu bila segala bentuk pelanggaran syariat tidak membuatmu menyesal . Jika
keadaanmu sudah tidak peduli dengan semua itu , tandanya bahwa ada yang tidak
beres dengan hatimu . Engkau harus segera “ siram “ dirimu agar “ tanah gersang
“ mu subur kembali . Sempatkanlah dirimu “ menyendiri “ sesaat , jadikan hatimu
tergugat . Pertanyakan mengapa engkau sebegitu pekat , lalu menangislah
kepada-Nya dalam munajat . Engkau akan segera sehat .
***
“ Jangan sampai dosa itu kuanggap
besar sehingga menghalangimu dari berprasangka baik kepada Allah . Sebab ,
siapa yang mengenal Allah akan memandang kecil dosa jika diukur dengan
kemurahan-Nya “ (49)






