Berkata Umar r.a : “ Kemuliaan dunia bisa diraih dengan harta; Kemuliaan akhirat hanya bisa di raih dengan amal Shaleh” ..........Berkata Usman r.a :” Kesedihan dalam urusan dunia dapat menggelapkan hati ; Kesedihan dalam Urusan akhirat bisa menerangi hati “ ..........Berkata Yahya bin Muadz : “Orang yang mulia tidak akan durhaka kepada Allah; Orang yang bijaksana tidak akan memilih dunia dengan meninggalkan akhirat “..........Berkata Sufyan Ats Tsaury : “ Setiap kemaksiatan yang timbul dari dorongan nafsu masih bisa diharapkan ampunannya; Setiap kemaksiatan yang timbul dari kesombongan , maka tidak dapat diharapkan ampunannya”..........Berkata seorang Ulama Zuhud : “ Barangsiapa berbuat dosa , sementara dia tertawa ( merasa bangga) , maka kelak Allah akan memasukkanya ke neraka dalam keadaan menangis; Barangsiapa taat kepada Allah, sementara dia menangis (sebab amat takut kepada –NYA) ,maka kelak Allah akan memasukkannya kedalam surga dengan penuh kegembiraan”..........Berkata seorang bijak : “Barangsiapa menyangka bahwa ia punya penolong yang lebih utama dan lebih kuat daripada Allah , berarti ia benar-benar belum mengenal Allah dengan baik ; Barangsiapa menyangka bahwa dirinya mempunyai musuh yang lebih kuat daripada dorongan nafsunya , berarti ia belum mengenal dirinya dengan baik”..........Berkata Abu bakar Asy-Syibli : “ Jika engkau sudah merasakan nikmatnya dekat dengan Allah , niscaya engkau bisa merasakan bagaimana pahitnya jauh dari Allah”..........Berkata Asy –Syibli : “Jika hatimu ingin merasa tenang dan tentram dengan Allah ,maka janganlah engkau turuti hawa nafsumu; Jika engkau ingin dikasihi Allah , maka kasihilah makhluk Allah” ..........Berkata Abu Bakar Ash – Shiddiq : “ Tiga hal yang tidak bisa dicapai dengan tiga hal lainnya semata-mata (melainkan dengan izin Allah) , 1. Kekayaan tidak bisa dicapai dengan cita-cita semata; 2. Keremajaan tidak dapat dicapai dengan disemir semata; 3. Kesehatan tidak akan dapat dicapai dengan obat-obatan semata “ ..........Berkata Umar r.a : “ Bersikap simpatik dengan orang lain adalah bagian dari kecerdasan akal; Bertanya dengan cara yang baik adalah bagian dari ilmu; dan kepandaian memanage adalah bagian dari penghidupan.” ..........Berkata Usman r.a : “ Barangsiapa yang menjauhi keduniawian niscaya akan dicintai Allah; Barangsiapa yang menjauhi dosa- dosa akan dicintai para malaikat; Barangsiapa yang menanggalkan ketamakan terhadap milik orang lain , niscaya akan dicintai oleh orang lain”..........Berkata Ali r.a : “ Dari sekian banyak nikmat dunia , cukuplah islam sebagai nikmat bagimu; Dari sekian banyak kesibukan , cukuplah ketaatan sebagai kesibukan bagimu; Dari sekian banyak pelajaran , cukuplah kematian sebagai pelajaran bagimu”..........Berkata Ibnu Mas’ud : “Betapa banyak manusia yang dihukum secara berangsur-angsur melalui kesenangan yang diberikan kepadanya; Betapa banyak manusia yang mendapat cobaan melalui pujian orang lain kepadanya; Betapa banyak manusia yang terperdaya karena kelemahan nya disembunyikan oleh Allah”..........Jibril berkata kepada Rasulullah Shalallahu a’laihi Wassallam : “ Wahai Muhammad , hiduplah engkau seberapapun lamanya, namun engkau pasti akan mati; Cintailah siapa saja yang engkau sukai , namun engkau pasti akan berpisah dengannya ; Beramallah semaumu , namun engkau pasti akan mendapat balasannya”..........

Selasa, 27 Juli 2010

Doa Kumayl

Sebelumnya saya tidak pernah tahu dan mendengar mengenai doa ini.. Sampai akhirnya dengan kasih dan rahmatNya, Allah menggerakkan seorang sahabat saya tercinta untuk mentag saya dalam salah satu notesnya.. Ketika membaca beberapa bait dari doa ini, kandungan yang indah dalam bait-baitnya telah membuat rasa dan jiwa bergetar.. Saya pun mencoba mencari tahu lebih jauh mengenai doa ini..


Dan alhamdulillah setelah mendapatkannya, saya mencoba mengamalkan dan membaca seluruh bait-bait yang ada dalam doa ini.. Airmata bercucuran, jiwa menjerit, ruh seakan terbang, serasa seketika itu juga ku ingin sekali kembali padaNya dengan hati yang tertunduk, hina, fakir, dan tidak mempunyai daya apa2. Terimakasih sahabatku, semoga Allah membalasmu dengan kebaikan yang lebih baik dan lebih banyak.. Dan sayapun ingin mendedikasikan doa ini bagi para sahabat yang belum mengetahui dan ingin mengamalkannya.. Semoga keinginan dan cita-cita yang baik dalam pandanganNya dapat terkabul melalui wasilah doa ini.. Amin

Doa Kumayl ini telah diajarkan oleh Imam Ali Karamallahu Wajhah kepada Kumayl RA. Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, riwayat ini disampaikan oleh Kumayl: " Pada suatu hari, saya duduk di masjid Basrah bersama Maulana Amirul Mu'minin Ali r.a membicarakan hal Nisfu Sya'ban. Ketika ditanya tentang ayat," Fiha yufraqu kullu amrin hakim," (Surah al-Dukhaan:4), Imam Ali mengatakan bahawa ayat ini mengenai Nisfu Sya'ban; orang yang beribadat di malam itu, tidak tidur, dan membaca Doa Hadrat Hidhr AS akan diterima doanya."

"Ketika Imam Ali pulang ke rumahnya, di malam itu, saya menyusulinya. Melihat saya, Imam Karamallahu Wajhah bertanya," Apakah keperluan anda ke mari?" Jawab saya, " Saya ke sini untuk mendapatkan Doa Hadrat Hidhr."
Imam mempersilakan saya duduk, seraya mengatakan, "Ya Kumayl, apabila anda menghafal doa ini dan membacanya setiap malam Juma'at, cukuplah itu untuk melepaskan anda dari kejahatan, anda akan ditolong Allah, diberi rezeki, dan doa ini akan dimakbulkan. Ya Kumayl, lamanya persahabatan serta perkhidmatan anda, menyebabkan anda dikurniai nikmat dan kemuliaan untuk belajar (doa ini)."

Berikut isi dari Doa Kumayl tersebut, semoga bermanfaat:

Ya Allah, aku bermohon kepadaMu dengan rahmatMu yang meliputi segala sesuatu,
Dan dengan kekuasaanMu yang dengannya Engkau menakluki segala sesuatu,
dan kerananya tunduk segala sesuatu, dan kerananya merendahlah segala sesuatu,
Dan dengan kekuatanMu yang tidak tertahankan oleh segala sesuatu,
Dan dengan kebesaranMu yang memenuhi segala sesuatu,
Dan dengan kekuasaanMu yang mengatasi segala sesuatu,
dan dengan wajahMu yang kekal setelah punah segala sesuatu,
Dan dengan asmaMu yang memenuhi tonggak segala sesuatu,
dan dengan ilmuMu yang mencakup segala sesuatu,
Dan dengan cahaya wajahMu yang menyinari segala sesuatu,
Wahai Nur, wahai Yang Maha Suci! [Quddus],
Wahai yang Awwal dari segala yang awwal,
Wahai yang Akhir segala yang akhir,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yangmerusak nikmat kurnia,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang menyebabkan doa tertahan,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang memutuskan pengharapan,
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang akan menurunkan bala,
Ya Allah, Ampunilah segala dosa yang telah aku lakukan,
Dan segala kesalahan yang telah aku kerjakan,

Ya Allah, aku datang menghampiriMu dengan zikirMu,dan aku memohon pertolonganMu dengan diriMu,
Dan aku bermohon padaMu dengan kemurahanMu,
dekatkanlah daku ke haribaanMu, dan sempatkan daku untuk bersyukur padaMu,
Dan bimbinglah daku untuk selalu mengingatMu,Ya Allah, aku bermohon padaMu,
dengan permohonan orang yang tunduk dan menyerah,
yang hina dan rendah, (yang ketika kesulitan menyampaikan hajatnya padaMu),
berilah daku kelembutanMu, kasihanilah daku,
Dan jadikanlah daku puas dengan pemberianMu,
dan juga berpuas hati dengan segala keadaan yang menimpaku,

Ya Allah, aku bermohon kepadaMu dengan permohonan orang yang berat keperluannya,
dan yang menyatakan kepadaMu ketika menghadapi segala kesusahan (berat) hajatnya,
Dan orang yang kehendaknya terhadap apa yang ada di sisiMu amat besar,

Ya Allah, Maha Besar KekuasaanMu, Maha Tinggi kedudukanMu,
Dan selalu tersembunyi rencanaMu, selalu tampak kekuasaanMu,
Dan sentiasa tertegak KekuatanMu, dan setiasa berlaku KudrahMu,
Dan tidak mungkin lari dari pemerintahanMu,

Ya Allah, tidak aku dapatkan pengampunan bagi dosaku,
Dan tiada penutup bagi kejelekanku,
Dan tiada yang dapat menggantikan amalku yang buruk dengan kebaikan,
Melainkan Engkau,
Maha Suci Engkau dengan segala pujiMu,
Telah aku menzalimi diriku sendiri,
Dan telah aku berani melanggarnya dengan kejahilanku,
Akan tetapi aku tetap tenteram,
kerana bersandar pada ZikrMu dan kurniaMu padaku,

Ya Allah, pelindungku,
betapa banyak kejelekan diriku telah Engkau tutupi,
Betapa banyak malapetaka telah Engkau atasi,
Betapa banyak rintangan telah Engkau singkirkan,
Betapa banyak bencana telah Engkau tolakkan,
Dan betapa banyak pujian baik yang tidak layak bagiku telah Engkau sebarkan

Ya Allah, besar sudah bencanaku, berlebihan sudah keburukan halku,
Dan rendah benar amal-amalku, berat benar belenggu (kemalasanku),
Dan angan-angan panjangku telah menahan manfa'at dari diriku,
dunia dengan tipudayanya telah memperdayakanku,
Dan diriku (telah terpedaya) kerana tipudayanya,

Wahai Junjunganku, aku bermohon kepadaMu dengan segala KekuasaanMu,
jangan Engkau hijab doaku kerana keburukan amal dan perangaiku,
Dan jangan Engkau bukakan rahsiaku yang tersembunyi,
yang telah Engkau ketahui,
Dan jangan Engkau segerakan siksa padaku,
Kerana perbuatan buruk dan kejelekan yang aku lakukan dalam bersendirian,
kerana kebiasaanku untuk melanggar batas, dan kebodohanku,
Kerana banyaknya nafsuku dan kelalaianku,

Ya Allah, dengan kemuliaanMu, sayangilah diriku dalam segala keadaan,
kasihilah diriku dalam segala perkara,

Ilahi, Rabbi, kepada siapa lagi selain Engkau,
aku bermohon dihilangkan kesengsaraanku,
dan diperhatikan urusanku,

Ilahi, Pelindungku, Engkau meletakkan kepadaku hukum,
tetapi di situ aku mengikuti hawa nafsuku,
Dan aku tidak cukup berwaspada terhadap tipudaya (syaitan) musuhku,
Maka terkecohlah aku lantaran nafsuku,
dan berlakulah ketentuanMu atas diriku,
Ketika aku langgar sebahagian batas yang Engkau tetapkan bagiku,
Dan aku bantah sebahagian daripada perintahMu,
namun bagiMu segala pujianku atas semuanya itu,
Tiada alasan bagiku untuk menolak ketentuan yang Engkau tetapkan bagiku,
Demikian pula hukum dan ujian yang menimpaku.
Aku datang kini menghadapMu, Ya Ilahi dengan segala kekuranganku,
dengan segala kedurhakaanku (pelanggaranku),
Sambil menyampaikan pengakuan dan penyesalanku,
dengan hati yang hancur luluh,
memohon ampun dan berserah diri dengan rendah hati mengakui segala kenistaanku.
Kerana segala cacatku ini, Tiada aku dapatkan tempat untuk melarikan diri,
Dan tiada tempat berlindung untuk menyerahkan urusanku,
selain daripada KehendakMu untuk menerima pengakuan kesalahanku,
Dan memasukkan daku kepada keluasan kasihMu,

Ya Allah, terimalah pengakuanku,kasihanilah beratnya kesukaran-kepedihanku,
dan lepaskanlah daku dari kekuatan belengguku,

Ya Rabbi,
kasihanilah kelemahan tubuhku,
Dan lembutnya kulitku dan kerapuhan tulangku,
Wahai Tuhan yang mula-mula menciptakanku,
dan menyebutkan, mentarbiyyahku, memperlakukanku dengan baik,
Dan memberiku kehidupan kerana permulaan kurniaMu
kerana Engkau telah mendahuluiku dengan kebaikan,
berilah aku kurniaMu,

Ya Ilahi, Junjunganku, Pemeliharaku,
apakah Engkau akan menyiksaku dengan apiMu,
setelah aku mengesakanMu,
Setelah hatiku tenggelam dalam ma'rifatMu,
Setelah lidahku bergetar menyebutMu,
dan setelah hatiku terikat dengan cintaMu,
Dan setelah segala ketulusan pengakuanku dan permohonanku
seraya tunduk bersimpuh pada RubbubiyyahMu,
Tidak, Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang yang Engkau pelihara dan didik,
Atau menjauhkan orang yang Engkau dekatkan,
atau menyisihkan orang yang Engkau naungi,
Atau menjatuhkan bala bencana ke atas orang yang Engkau cukupi dan Engkau sayangi,

Aduhai diriku! Junjunganku, Tuhanku, Pelindungku,
Apakah Engkau akan melemparkan ke neraka,
ke atas wajah-wajah yang tunduk rebah kerana kebesaranMu,
Dan keatas lidah-lidah yang dengan tulus mengucapkan keesaanMu,
dan dengan pujian mensyukuri nikmatMu,
Dan ke atas kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui UluhiyyahMu,
Dan ke atas nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau,
sehingga bergetar ketakutan,
Dan ke atas tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdiMu,
Dan dengan merendah memohon keampunanMu,
Tidak sedemikian itu sangkaan kami tentangMu,
Padahal telah diberitakan kepada kami tentang keutamaanMu,

Wahai Pemberi Kurnia dan, Wahai Pemelihara,
Dan Engkau mengetahui kelemahanku,
dalam menanggung sedikit dari bencana dan siksa dunia,
Serta kejelekan yang menimpa penghuninya,
Walhal semua itu singkat masanya, sebentar berlalunya, dan pendek usianya,
Maka apakah mungkin aku sanggup menanggung bala akhirat,
dan makar yang berat bersama-samanya,
Bencana yang panjang masanya dan kedudukan (menanggungnya) berkekalan,
Serta tidak diringankan bagi orang yang menanggungnya,
kerana semuanya tidak terjadi melainkan kerana murkaMu,
dan kerana balasan dan amarahMu,
Dan inilah, yang bumi dan langit,
pun tidak sanggup memikulnya,

Wahai, Junjunganku, bagaimanakah mungkin aku (sanggup menanggungnya)?
dan sedangkan aku hambaMu yang lemah, rendah, hina, malang, dan miskin,

Ya Ilahi, Tuhanku, Junjunganku, Pelindungku!
Urusan apa lagi kiranya yang akan aku adukan kepadaMu?
dan mestikah aku menangis menjerit?
Kerana kepedihan dan beratnya siksaan?
atau kerana lamanya cubaan?
Sekiranya Engkau siksa aku berserta musuh-musuhMu,
Dan Engkau himpunkan aku bersama penerima bencanaMu,
Dan Engkau pisahkan aku dari para kekasih dan awliyaMu,
Oh...andainya aku,

Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Tuhanku!
Sekiranya aku dapat bersabar menanggung siksaMu,
mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dariMu?
Dan seandainya aku dapat bersabar menahan panas apiMu,
mana mungkin aku bersabar tidak melihat kemuliaanMu?
Mana mungkin aku tinggal di neraka,
sedangkan harapanku adalah kemaafanMu,

Demi kemuliaanMu, wahai Junjunganku dan Pelindungku!
aku bersumpah dengan tulus,
sekiranya Engkau biarkan aku berbicara,
Aku akan meratap kepadaMu di tengah penghuni (neraka)
dengan ratapan orang yang menaruh harapan,
Dan aku akan menangis kepadaMu,
dengan tangisan orang yang mengharapkan pertolongan,
Dan aku akan merintih sebagaimana rintihan orang yang serba kekurangan,
Dan aku akan menyeruMu, di mana jua Engkau berada,

Wahai Pelindung kaum Mu'minin,
Wahai tujuan harapan kaum arifin,
Wahai lindungan orang yang memohon perlindungan,
Wahai kekasih kalbu para pencinta kebenaran,
Wahai Tuhan seru sekalian alam,
Maha Suci Engkau Ya Ilahi, dengan segala pujiMu,
Akankah Engkau dengar di sana suara hamba Muslim,
yang terpenjara dengan keengkarannya,
Dan yang merasakan azabnya kerana kemaksiatannya,
Dan yang terperosok di dalamnya kerana dosa dan nistanya,
Dan ia merintih padaMu dengan mengharapkan rahmatMu,
dan ia menyeruMu dengan lidah ahli tauhidMu,
dan ia bertawassul padaMu dengan RububiyyahMu,

Wahai Pelindungku!
Bagaimanakah mungkin ia kekal dalam siksa,
sedangkan ia berharap pada kebaikanMu yang terdahulu,
Mana mungkin neraka menyakitinya,
sedangkan ia mendambakan kurnia dan rahmatMu,
Mana mungkin nyalaan api neraka membakarnya,
sedangkan Engkau mendengar suaranya dan Engkau melihat tempatnya (di mana dia berada),
Mana mungkin jilatan api mengurungnya,
sedangkan Engkau mengetahui kelemahannya,
Mana mungkin ia jatuh bangun di dalamnya,
sedangkan Engkau mengetahui ketulusannya,
Mana mungkin Zabaniyah menghempaskannya,
sedangkan ia memanggil-manggilMu: Ya Rabbi!,
Mana mungkin ia mengharapkan kurnia kebebasan daripadanya,
lalu Engkau meninggalkannya di sana,
Tidak, tidak demikian itu sangkaku padaMu,
tidak mungkin seperti itu perlakuanMu (setelah diketahui) daripada fadhalMu (kebaikanMu),
Melainkan kebaikan dan kurnia yang Engkau berikan kepada kaum Muwahhidin (yang menyembahMu),
Maka dengan penuh yakin aku berani berkata,
kalaulah bukan kerana keputusanMu,
untuk menyiksa orang yang mengingkariMu,
dan keputusanMu untuk mengekalkan (mereka) di sana orang-orang yang menentangMu,
Tentu Engkau jadikan api seluruhnya sejuk dan damai,
Tidak akan ada lagi di situ tempat tinggal,
dan menetap bagi sesiapa pun,
tetapi Maha Suci Nama-namaMu,
Engkau telah bersumpah untuk memenuhi nereka dengan orang-orang kafir,
dari golongan jin dan manusia seluruhnya,
dan Engkau akan mengekalkan di sana kaum durhaka,
Engkau dengan segala kemuliaan pujiMu!
Engkau telah berkata,
setelah menyebutkan nikmat yang Engkau berikan,
"Apakah sama kedudukan orang Mu'min dengan orang kafir,
sungguh tidak sama mereka itu,"

Ilahi, Junjunganku!
Aku bermohon kepadaMu dengan kudrat yang telah Engkau tentukan,
dengan qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan,
dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada orang yang berkenaan,
Ampunilah bagiku, di malam ini, di saat ini,
semua kesalahan yang pernah aku kerjakan,
Dan semua dosa yang pernah aku lakukan,
dan semua kejelekan yang pernah aku rahsiakan,
Dan segala kejahilan yang pernah aku amalkan,
yang aku sembunyikan atau tampakkan,
yang aku tutupi atau aku tunjukkan,
Dan setiap keburukan yang telah Engkau perintahkan malaikat yang mulia,
mencatatnya, Mereka yang Engkau tugaskan untuk merakam segala yang ada padaku,
dan mereka yang Engkau jadikan saksi-saksi bersama seluruh anggota tubuhku,
Dan Engkau sendiri mengawal di belakang mereka,
dan menyaksikan apa yang tersembunyi pada mereka,
Dan dengan rahmatMu, Engkau sembunyikan keburukan itu,
dan dengan kurniaMu, Engkau menutupinya,
Dan perbanyakkanlah bahagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan,
atau setiap kurnia yang Engkau limpahkan,
atau setiap rezeki yang Engkau curahkan,
atau setiap dosa yang Engkau ampunkan
atau setiap kesalahan yang Engkau sembunyikan,

Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!
Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Pemilik nyawaku,
Wahai Zat yang di tanganNya ubun-ubunku,
Wahai Yang Mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku,
Wahai Yang Mengetahui kefakiran dan kepapaanku,

Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!,
Aku bermohon padaMu dengan kebenaran dan kesucianMu,
dengan keagungan sifat dan Asma'Mu!,
Jadikan waktu-waktu malam dan siangku dipenuhi dengan zikir kepadaMu,
Dan dihubungkan dengan kebaktian kepadaMu,
dan diterima amalku di sisiMu,
Sehingga jadilah amal dan wiridku seluruhnya wirid yang satu,
Dan kekalkanlah selalu keadaanku dalam berbakti kepaaMu,
Wahai Zat yang kepadanya aku adukan keadaanku!

Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!
Kukuhkanlah anggota tubuhku untuk berbakti kepadaMu,
Teguhkanlah tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku,
Kurniakanlah kepadaku kesungguhan untuk bertaqwa kepadaMu,
Dan kebiasaan untuk meneruskan bakti kepadaMu,
Sehingga aku bergegas menujuMu bersama para pendahulu,
Dan berlari ke arahMu bersama orang-orang yang terkemuka,
merindukan dekat padaMu bersama golongan yang merindukanMu,
Jadikan daku dekat padaMu,
sepertimana dekatnya orang-orang yang ikhlas dan takut kepadaMu,
dan takut sepertimana takut-takutnya orang-orang yang yakin,
Dan berkumpul di hadiratMu bersama kaum Mu'minin,

Ya Allah!
Sesiapa saja yang bermaksud buruk kepadaku, tahanlah dia,
Sesiapa saja yang memperdayakan daku, gagalkan dia,
Jadikan daku hambaMu yang paling baik nasibnya di sisiMu,
Dan yang paling dekat kedudukannya denganMu,
dan yang paling istimewa tempatnya di dekatMu,
Sesungguhnya, semua ini tidak akan tercapai,
melainkan dengan kurniaMu,
dan limpahkanlah kepadaku kemurahanMu,
Dan sayangilah daku dengan kebaikanMu,
dan peliharalah diriku dengan rahmatMu,
Dan jadikan lidahku untuk selalu berzikir kepadaMu,
dan hatiku supaya selalu mencintaiMu,
Dan anugerahkanlah kepadaku yang terbaik dari ijabah (penerimaan)Mu,
dan hapuskanlah jejak-jejakku (ketika aku melakukan kesalahan), ampuni ketergelinciranku,
Dan sesungguhnya telah Engkau wajibkan hamba-hambaMu beribadah kepadaMu,
Engkau perintahkan mereka untuk berdoa kepadaMu,
dan Engkau beri jaminan kepada mereka ijabah,
Maka kerana itu, kepadaMu, Ya Rabbi!, aku hadapkan wajahku,
Dan kepadaMuYa Rabbi!, aku hulurkan tanganku (memohon doa),
maka demi KebesaranMu, perkenankanlah doaku,
Dan sampaikanlah daku akan cita-citaku,
dan janganlah putuskan harapanku akan kurniaMu,
Dan lindungi daku dari kejahatan jin dan manusia dari kalangan musuh-musuhku,

Wahai Yang Maha Cepat ridhaNya,
ampunilah orang yang tidak memiliki apa-apa pun kecuali doa,
Kerana sesungguhnya Engkau melakukan apa yang Engkau kehendaki,
Wahai Yang NamaNya menjadi ubat,
dan mengingatiNya adalah penyembuhan,
Dan ketaatan kepadaNya adalah kekayaan,
Kasihanilah orang yang modalnya adalah pengharapan,
Dan senjatanya hanyalah tangisan,

Wahai, Penabur kurnia!
Wahai, Penolak bencana
Wahai Nur yang menerangi mereka yang terhempas dalam kegelapan,
Wahai, Yang Maha Mengetahui tanpa diberitahu,
Sampaikanlah selawat dan salam pada Muhammad dan ali Muhammad,
Lakukanlah kepadaku apa yang layak (terhadapku) BagiMu,
Dan semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada RasulNya,
dan para Imam yang mulia dari keluarganya,
Dan sampaikanlah salam (kesejahteraan) yang melimpah-limpah kepada mereka.

oleh Ade Ahmaddian
--------------------------Kumayl bin Ziyad Nakha'i adalah sahabat pilihan Imam Ali r.a. Ketika Imam Ali r.a memerintah, (35-40H), Kumayl dlantik menjadi wali kota Hait. Ia akhirnya menemui kesyahidannya pada tahun 83 hijrah dalam usia 90 tahun atas perintah penguasa zalim, Hajjaj bin Yusuf al-Tsaqafi. Kumayl dimakamkan di suatu tempat bernama Tsaubah, yang terletak di antara Najaf al-Asyraf dan Kufah, di Iraq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...