Ada dua kata yang membebaskanmu dari kebencian dan penderitaan,
Dua kata itu adalah 'kasih sayang'
Selagi ada 'kasih sayang' dalam diri,
maka kebencian dan penderitaan tidak akan betah bertahan dihatimu...
Jika seseorang dapat memahami dan menghayati takdir Allah SWT untuknya, maka dia akan merasa sabar dan lapang dada dalam menjalani kesulitan hidup, juga tidak bersedih dan kecewa ketika ditimpa musibah. Lebih dari itu dia akan merasakan besarnya kasih sayang Allah SWT kepadanya. juga bergembira dengan pahala besar yang akan diterimanya kelak
Tampilkan postingan dengan label Cinta dan Kasih Sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta dan Kasih Sayang. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 September 2013
Selasa, 28 Mei 2013
::: Curahan Hati Kaum Adam :::
Kami tahu, kalian para wanita sungguh
sebenarnya menghargai usaha yang kami lakukan dan yang kalian harus tau, kami
selalu bersungguh-sungguh untuk orang yang kami sayangi! Hanya saja kami butuh
kalian tersenyum ketika kami merasa lelah, hampir putus asa dan sungguh kami
akan kembali mngerjakan itu untuk kalian semua! Hanya karena kalian wahai
wanita
Ya! kami pun tahu bahwa ketika kalian
hanya diam dan meperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar
tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan
pertanyaan “jadi maunya gimana?”. kami akan diam sesaat, dan berpikir apa yang
bisa membuat senyum kalian kembali lagi? karena senyum kalian yang menghidupkan
hidup kami. Sungguh! Semua hanya karena kalian wahai wanita
Kamis, 27 Desember 2012
::: Nilai Kaum Pria :::
♥ Pria
terindah di mata wanita bukanlah yang paling tampan raut wajahnya,
melainkan yang paling menawan keimanan dan budi pekertinya..
♥ Pria terjantan di hadapan wanita bukanlah yang paling berani mengungkap kata cinta, melainkan yang paling berani menemui wali sang hawa untuk meminangnya..
♥ Pria teromantis di hati wanita bukanlah yang paling mesra mengungkap kata cinta, melainkan yang berani mempertanggung jawabkan kata cinta di hadapan Allah dengan berazam untuk menghalalkannya..
♥ Pria tergagah di hadapan wanita bukanlah yang paling kekar tubuhnya, melainkan yang mampu bertanggungjawab menopang keluarga..
♥ Pria terkaya di angan wanita bukan terbanyak hartanya, melainkan yang kaya hatinya sehingga pandai bersyukur atas karunia-Nya..
♥ Pria terjantan di hadapan wanita bukanlah yang paling berani mengungkap kata cinta, melainkan yang paling berani menemui wali sang hawa untuk meminangnya..
♥ Pria teromantis di hati wanita bukanlah yang paling mesra mengungkap kata cinta, melainkan yang berani mempertanggung jawabkan kata cinta di hadapan Allah dengan berazam untuk menghalalkannya..
♥ Pria tergagah di hadapan wanita bukanlah yang paling kekar tubuhnya, melainkan yang mampu bertanggungjawab menopang keluarga..
♥ Pria terkaya di angan wanita bukan terbanyak hartanya, melainkan yang kaya hatinya sehingga pandai bersyukur atas karunia-Nya..
Sabtu, 15 Desember 2012
::: Perbuatan Nyata Lebih Berharga Dari Seribu Kata-Kata Indah :::
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh
seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat
sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut.
Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini :
Saya kelaparan ...
dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya ...
Saya tergusur ...
dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya ...
Saya ingin bekerja ....
dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya ...
Saya tergusur ...
dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya ...
Saya ingin bekerja ....
dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya ...
Saya sakit ...
dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri ...
Jumat, 12 Oktober 2012
::: Belahan Jiwa :::
Puluhan tahun sudah
kita hidup; dan pada saat yg bersamaan kita juga telah berkenalan dgn
ratusan bahkan mungkin dgn ribuan orang , tetapi pernahkan Anda bertemu
atau berkenalan dgn "Belahan Jiwa" Anda yg sebenarnya? Pertanyaan ini
saya ajukan bukan hanya untuk para jomblo yg belum nikah saja, tetapi
juga bagi mereka yg telah puluhan tahun menikah! Kenapa?
Pasangan
biologis belum tentu identis dgn pasangan rohani Anda, kagak percaya
lihat saja statistik perceraian maupun dilingkungan kenalan Anda,
walaupun mereka sudah menikah puluhan tahun, tetapi kenyataannya hidup
mereka sama saja seperti layaknya anjing dan kucing, apabila tidak
ribut terus, maka si kucing akan terus mencari pasangan kucing lainnya
baca PIL sedangkan si anjing akan mencari pasangan anjing lainnya baca
WIL!
Belahan Jiwa atau Pasangan Rohani atau lebih keren lagi
disebut sebagai "Soulmate"
Kamis, 23 Agustus 2012
::: Tiga Menit di Malam Panjang :::
Ini adalah kisahku. Menaruh
hati diam-diam pada seorang lelaki taat yang selalu membuat hari-hariku
menjadi indah dan berwarna. Sayangnya, sama sekali tak ada keberanian
yang aku tunjukkan untuk mengungkapkan r
asa
itu. Aku selalu merasa puas dengan apa yang kulakukan. Melihatnya dari
jauh dan mendoakannya selama tiga menit dalam malam panjangku.
"Tiga menit dalam empat tahun. Bukankah itu waktu yang lama? Tidak, itu bukan waktu yang lama, tetapi waktu yang tepat bagi-Nya untuk mempersatukan aku dengan lelaki yang kucintai diam-diam."
Aku masih menyimpan rasaku diam-diam kepadanya. Hingga tahun kedua aku bisa melihatnya tampak semakin dewasa. Sedangkan aku masih saja takut-takut melihatnya. Namun, kau tahu satu yang pasti? Aku masih mendoakannya dalam malam-malam panjangku. Tiga menit untuknya. Kubisikkan diam dan dalam. Sungguh, ketaatannya pada agama membuatku sangat tertarik padanya.
"Tiga menit dalam empat tahun. Bukankah itu waktu yang lama? Tidak, itu bukan waktu yang lama, tetapi waktu yang tepat bagi-Nya untuk mempersatukan aku dengan lelaki yang kucintai diam-diam."
Aku masih menyimpan rasaku diam-diam kepadanya. Hingga tahun kedua aku bisa melihatnya tampak semakin dewasa. Sedangkan aku masih saja takut-takut melihatnya. Namun, kau tahu satu yang pasti? Aku masih mendoakannya dalam malam-malam panjangku. Tiga menit untuknya. Kubisikkan diam dan dalam. Sungguh, ketaatannya pada agama membuatku sangat tertarik padanya.
Minggu, 22 Juli 2012
::: Biarkan Aku Mencintainya ...Melebihi Cintaku Padamu :::
Istriku sayang....
Inilah saatnya aku harus mengungkapkan isi hatiku padamu. Walaupun ini sulit untuk aku lakukan. Namun aku harus bisa mengatakannya agar aku tidak merasa terbebani dengan ini semua.
Kalian berdua adalah orang –orang terbaik yang selama ini mengisi hari-hariku. Tak bisa kupungkiri hati ini sudah terlanjur jatuh cinta pada kalian.
Istriku, maafkanlah aku sayang, bila memang keputusan ini bisa melukai perasaanmu. Karena aku sudah berani menduakan cintaku padamu. Ada dia diantara kita. Ada cinta yang lain diantara cinta kita berdua.
Kuakui sejujurnya, dialah cinta pertamaku. Dialah yang mengajariku cinta. Hanya dia satu satunya orang yang sudah merebut cintaku selama ini. Dan harus kuakui pula atas cintanyalah aku bisa mencintaimu sepenuh hati. Dialah yang membimbingku untuk selalu mencintaimu. Untuk selalu memberikan segala yang terbaik yang aku miliki untuk kuberikan kepadamu.
Inilah saatnya aku harus mengungkapkan isi hatiku padamu. Walaupun ini sulit untuk aku lakukan. Namun aku harus bisa mengatakannya agar aku tidak merasa terbebani dengan ini semua.
Kalian berdua adalah orang –orang terbaik yang selama ini mengisi hari-hariku. Tak bisa kupungkiri hati ini sudah terlanjur jatuh cinta pada kalian.
Istriku, maafkanlah aku sayang, bila memang keputusan ini bisa melukai perasaanmu. Karena aku sudah berani menduakan cintaku padamu. Ada dia diantara kita. Ada cinta yang lain diantara cinta kita berdua.
Kuakui sejujurnya, dialah cinta pertamaku. Dialah yang mengajariku cinta. Hanya dia satu satunya orang yang sudah merebut cintaku selama ini. Dan harus kuakui pula atas cintanyalah aku bisa mencintaimu sepenuh hati. Dialah yang membimbingku untuk selalu mencintaimu. Untuk selalu memberikan segala yang terbaik yang aku miliki untuk kuberikan kepadamu.
Sabtu, 21 Juli 2012
::: Email Dari SANG KEKASIH :::
Malam sudah cukup larut, namun mata ini masih tak bisa terpejam. Semua tugas-tugas kantor yang kubawa pulang sudah selesai, tak lupa kusediakan setengah jam sebelum pukul 23.00 untuk membalas beberapa email yang baru sempat terbaca malam ini. Nyaris saja kupilih menu shut down setelah sebelumnya menutup semua jendela di layar komputer, tiba-tiba muncul alert yahoo masuknya email baru. You have 1 new message(s).... Seperti biasanya, aku selalu tersenyum setiap kali alert itu muncul, karena sudah bisa diduga, email itu datang dari orang-orang, sahabat, saudara, kerabat, intinya, aku selalu senang menunggu kabar melalui email dari mereka. Tapi yang ini ... Ooopss ... ini pasti main-main ... disitu tertulis ..From: Muhammad Rasul ALLAH
Walaupun sudah seringkali menerima junkmail atau beraneka spam, namun kali ini aku tidak menganggapnya sebagai email sampah atau orang sedang main-main denganku. Maklum, meski selama ini sering sekali teman-teman yang ngerjain, tapi kali ini, sekonyol-konyolnya teman-teman sudah pasti tidak ada yang berani mengatasnamakan Rasulullah Saw. Maka dengan hati-hati, kuraih mouse-ku dan ... klik ...
::: Kebohongan Seorang Ibu :::
Sukar untuk orang lain percaya,tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan. Kami sering kelaparan.
Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : “”Makanlah nak ibu tak lapar.”
PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan waktu
::: Mengapa Ibu Menangis :::
Ketika kecil seorang anak laki-laki bertanya pada ibunya.
Ibu kenapa ibu menangis?
Ibu nya menjawab: "Karena ibu seorang wanita nak ".
Aku tak mengerti bu, kata sang anak
"Kau memang tidak akan mengerti nak, kata ibunya.
Kemudian si anak menemui ayahnya,
"Ayah , kenapa ibu menangis?" sepertinya ibu menangis tanpa sebab.
Ayahnya menjawab; "semua wanita memang menangis tanpa alasan yang jelas", sang ayah menjawab singkat.
Jawaban itu membuat dia bingung. Mengapa? mengapa?
Seiring berjalannya waktu ketika meningkat remaja si anak sering melihat teman-teman wanita nya juga mudah meneteskan air mata kadang tanpa sebab yang jelas.
Muncul lagi pertanyaan dihatinya :
"Mengapa wanita menangis?
Sampai suatu saat ketika ia harus menentukan pilihan hatinya , ia menemukan wanita yang tegar yang jarang kelihatan menangis. Sampai saat kehamilan anak pertamanya dia melihat istrinya menangis.
Ibu nya menjawab: "Karena ibu seorang wanita nak ".
Aku tak mengerti bu, kata sang anak
"Kau memang tidak akan mengerti nak, kata ibunya.
Kemudian si anak menemui ayahnya,
"Ayah , kenapa ibu menangis?" sepertinya ibu menangis tanpa sebab.
Ayahnya menjawab; "semua wanita memang menangis tanpa alasan yang jelas", sang ayah menjawab singkat.
Jawaban itu membuat dia bingung. Mengapa? mengapa?
Seiring berjalannya waktu ketika meningkat remaja si anak sering melihat teman-teman wanita nya juga mudah meneteskan air mata kadang tanpa sebab yang jelas.
Muncul lagi pertanyaan dihatinya :
"Mengapa wanita menangis?
Sampai suatu saat ketika ia harus menentukan pilihan hatinya , ia menemukan wanita yang tegar yang jarang kelihatan menangis. Sampai saat kehamilan anak pertamanya dia melihat istrinya menangis.
::: Ciuman Seorang Anak :::
Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu, dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka -memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya. Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya.
Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap dirumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua. “Ibu sayang padamu,” kata ibu Debbie. “Aku juga sayang Ibu,” gumam Debbie.
Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apapun padanya.. Juga tak ada yang pernah mengatakan menyayanginya. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir, Mestinya memang seperti itu .
Ketika ia pulang, orangtuanya tampak senang melihatnya. “Kau senang di rumah Debbie?”
Jumat, 20 Juli 2012
::: Cinta dan Perkawinan:::
Suatu hari, murid bertanya pada gurunya. "apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya? Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta".
Murid pun berjalan dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya, "mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?", Murid menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh undur kembali (berbalik), sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi didepan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi baru kusadari bahwasannya ranting-ranting yang kutemui tak sebagus ranting yang kutemui tadi, jadi tak kuambil seranting pun akhirnya" Gurunya kemudian menjawab "Jadi ya itulah cinta".
Minggu, 26 Februari 2012
::: Tiga Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami :::
"Sebuah Kisah yang bisa anda ambil pelajaran saudaraku"!!!!!
Perkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
Perkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
::: Aku Tidak Mau Hidup Denganmu Sampai Mati :::
Pada suatu malam, setelah selesai Qiyamul Lail berjama’ah, suamiku mengenggam tanganku. “Mataku tidak bisa tidur, bagaimana jika kita ke balkon depan menikmati bintang2 di angkasa”, ucap suamiku. Aku mengangguk pelan, “sebentar, aku buatkan wedang jahe dulu”, ucapku pula. Ku lirik jam di dinding, sudah pukul 3.56 menit. Dengan ditemani suamiku, aku turun ke dapur membuat minuman hangat itu. Lalu kami naik lagi ke lantai dua, menuju balkon yg memang tidak jauh dari kamar utama.
Udara dingin menelusup ke pori2 tubuh, diam2 kupandangi suamiku yg sedang santai memegang cangkirnya sambil memandangi bintang2 di angkasa. Biasanya saat seperti inilah kami bisa bicara dari hati ke hati, saat anak2 telah nyenyak terlelap. Lumayan ngobrol sambil menunggu waktu subuh tiba.
Udara dingin menelusup ke pori2 tubuh, diam2 kupandangi suamiku yg sedang santai memegang cangkirnya sambil memandangi bintang2 di angkasa. Biasanya saat seperti inilah kami bisa bicara dari hati ke hati, saat anak2 telah nyenyak terlelap. Lumayan ngobrol sambil menunggu waktu subuh tiba.
Rabu, 30 November 2011
::: Itulah Cinta :::
Apakah telapak tangan kamu berkeringat, hati kamu deg-degan, suara kamu nyangkut di dalam tenggorokan kamu? Hal itu bukanlah cinta, tapi suka.
Tangan kamu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya? Hal itu bukanlah cinta, tapi birahi.
Apakah kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang? Hal itu bukanlah cinta, tapi kamu sedang mujur.
Apakah kamu menginginkannya karena kamu tahu dia akan selalu disamping kamu? Hal itu bukanlah cinta, tapi kesepian.
Tangan kamu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya? Hal itu bukanlah cinta, tapi birahi.
Apakah kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang? Hal itu bukanlah cinta, tapi kamu sedang mujur.
Apakah kamu menginginkannya karena kamu tahu dia akan selalu disamping kamu? Hal itu bukanlah cinta, tapi kesepian.
Senin, 28 November 2011
::: Enam Batu Ujian Cinta :::
Bagaimana kami tahu bahwa cinta kami cukup dalam untuk menghantar kami ke arah berdampingan seumur hidup, menuju kepada kesetiaan yang sempurna?
Bagaimana kami dapat yakin bahwa cinta kami ini cukup matang untuk diikat sumpah nikah serta janji untuk berdampingan seumur hidup sampai maut memisahkan?
Pertama, Ujian untuk merasakan sesuatu bersama.
Cinta sejati ingin merasakan bersama, memberi, mengulurkan tangan. Cintasejati memikirkan pihak yang lainnya, bukan memikirkan diri sendiri.
Bagaimana kami dapat yakin bahwa cinta kami ini cukup matang untuk diikat sumpah nikah serta janji untuk berdampingan seumur hidup sampai maut memisahkan?
Pertama, Ujian untuk merasakan sesuatu bersama.
Cinta sejati ingin merasakan bersama, memberi, mengulurkan tangan. Cintasejati memikirkan pihak yang lainnya, bukan memikirkan diri sendiri.
Jumat, 04 November 2011
::: Kisah Cinta Sejati Langit dan Laut :::
Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama-sama saling menyukai satu sama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit.
Saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan"aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidakmenjawab apa-apa, hanya tersipu-sipu malu wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari, datang awan... Begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja.
Minggu, 30 Oktober 2011
::: Cinta Laki-Laki Biasa :::
MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari- hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak- kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya. tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. "Nania serius!" tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya. "Tidak ada yang lucu," suara Papa tegas, "Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik!" Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik.
Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. "Tapi kenapa?"
Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. "Tapi kenapa?"
Sabtu, 29 Oktober 2011
::: Mencintai Apa Adanya :::
Tahun itu dia mendadak muncul, Xiao Cien namanya. Tampangnya tidak seberapa. Di bawah dukungan teman sekamar, dengan memaksakan diri aku bersahabat dengan dia. Secara perlahan, aku mendapati bahwa dia adalah orang yang penuh pengertian dan lemah lembut.
Hari berlalu, hubungan kami semakin dekat, perasaan di antara kami semakin menguat, dan juga mendapat dukungan dari teman-teman. Pada suatu hari di tahun kelulusan kami, dia berkata padaku, "Saya telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi, tetapi di Amerika, dan saya tidak tahu akan pergi berapa lama, kita bertunangan dulu, bolehkah?" Mungkin dalam keadaan tidak rela melepas kepergiannya, saya mengangguk.
Oleh karena itu, sehari sesudah hari wisuda, hari itu menjadi hari pertunangan kami berdua. Setelah bertunangan tidak berapa lama, bersamaan dengan ucapan selamat dan perasaan berat hati dalam hatiku, dia menaiki pesawat dan terbang menuju sebuah negara yang asing.
Hari berlalu, hubungan kami semakin dekat, perasaan di antara kami semakin menguat, dan juga mendapat dukungan dari teman-teman. Pada suatu hari di tahun kelulusan kami, dia berkata padaku, "Saya telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi, tetapi di Amerika, dan saya tidak tahu akan pergi berapa lama, kita bertunangan dulu, bolehkah?" Mungkin dalam keadaan tidak rela melepas kepergiannya, saya mengangguk.
Oleh karena itu, sehari sesudah hari wisuda, hari itu menjadi hari pertunangan kami berdua. Setelah bertunangan tidak berapa lama, bersamaan dengan ucapan selamat dan perasaan berat hati dalam hatiku, dia menaiki pesawat dan terbang menuju sebuah negara yang asing.
::: Jangan Tunggu Esok Hari Untuk Mengatakannya :::
Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki-laki lainnya yang menggoda saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya. Setelah pertemuan pertama di mana saya memukulnya, kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar itu. Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya.
Dia sangat pendiam... dia hanya mendengarkan apa yang saya katakan. Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya tentang apa saja. Di sekolah, kami memiliki teman-teman yang berbeda tapi ketika kami pulang kerumah,
Dia sangat pendiam... dia hanya mendengarkan apa yang saya katakan. Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya tentang apa saja. Di sekolah, kami memiliki teman-teman yang berbeda tapi ketika kami pulang kerumah,
Langganan:
Postingan (Atom)


















